Mulkan Was-was Jajal Jembatan Kaca

    Foto: Bupati Bangka, Mulkan bersama pengelola kawasan saat mencoba jembatan kaca pagoda Nusantara Sungailiat.(INTRIK.ID)

    INTRIK.ID, BANGKA — Bupati Bangka, Mulkan mengaku was-was ketika mencoba salah satu wahana di kawasan religi Pagoda Nusantara yakni jembatan kaca.

    Jembatan kaca itu memang menjadi salah satu wahana baru di Bangka Belitung dimana pengunjung bisa berjalan dijembatan dengan alas kaca dengan ketinggian puluhan meter diatas bukit. Dengan begitu, pengunjung bisa melihat langsung pohon-pohon dibawah.

    “Wahana ini memang sangat asing bagi kita, terutama di Bangka mungkin di Bangka Belitung. Apa lagi saat kita berjalan, tentunga kita merasa agak was-was,” ungkapnya.

    Meskipun ia mengaku takut jatuh terperosok ke bawah, ia tetap berhasil mengabadikan fotonya bersama dengan pengelola tempat tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Inikan terbuat dari kaca tentu saja takut terperosok tapi saya yakin pengelola sudah memperhitungkannya karena tidak mungkin mereka mau mencelakakan pengunjung,” tegas Mulkan.

    Ia mengatakan kawasan ini bisa digunakan oleh siapa saja namun tentunya berdasarkan aturan dan wewenang pengelola.

    “Inikan sudah diresmikan, jadi sudah terbuka untuk umum. Tapi kita serahkan lagi ke pengelola baiknya bagaimana nanti,” tambahnya.

    Mulkan sendiri mengaku bangga dengan diresmikannya kawasan tersebut karena bisa jadi alternatif wisata di Kabupaten Bangka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Selama ini kebanyakan wisatawan datang untuk menikmati pantai, sekarang ini bisa menjadi alternatif wisata alam lain. Jadi mereka biasanya datang ke Bangka hanya seminggu, mungkin dengan adanya ini bisa jadi dua minggu,” ucapnya.

    Selain wahana jembatan kaca, di kawasan ini juga terdapat pagoda, cafe, restoran, cottage dan beberapa spot untuk berselfi.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dari Sampah ke Harapan, Pantai Asmara Dewi Mulai Disiapkan Jadi Wajah Baru Pesisir Kundur

    Dari Sampah ke Harapan, Pantai Asmara Dewi Mulai Disiapkan Jadi Wajah Baru Pesisir Kundur

    Festival Pasir Padi VII Angkat Tradisi Peh Cun Sebagai Ikon Utama, Dispar Pangkalpinang Targetkan 3.000 Pengunjung

    Festival Pasir Padi VII Angkat Tradisi Peh Cun Sebagai Ikon Utama, Dispar Pangkalpinang Targetkan 3.000 Pengunjung

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak