Mess Pemkab Bangka Tengah Dikeluhkan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pengunjung keluhkan banyaknya fasilitas di Mess Pemkab Bangka Tengah rusak, salah satunya Rosita.

    Warga asal Kabupaten Belitung itu mengatakan Mess Pemda yang ada di Kota Koba itu mengaku sudah tidak nyaman lagi untuk ditinggali.

    “Saya termasuk yang sering menginap disana dan memang sekarang kurang nyaman untuk di huni disana,” ucapnya, Rabu (15/11/2023).

    Rosita juga menyebutkan, sejak awal menginap pada 2017 lalu mess tersebut sudah terkesan sudah tidak mendapatkan perhatian.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Masih awal-awal 2017 enak saja. Tapi beberapa waktu ini kurang enak karena fasilitas yang rusak. Bahkan, closetnya hampir tumbang. Tapi terakhir saya kesana sudah ada perbaikan,” tutupnya.

    Terlihat beberapa fasilitas di kamar mengalami kerusakan bahkan satu kamar sengaja ditutup karena sudah tidak bisa layak ditempati.

    Halimah selaku pengurus Mess Pemda mengatakan jika dirinya sudah memberi tahu Badan Pengelolaan Retribusi dan Pajak Daerah (BPRD) Bangka Tengah (Bateng) terkait beberapa kerusakan yang terjadi.

    “Ada beberapa kamar dan juga fasilitas yang mengalami kerusakan dan 1 kamar yang rusak parah. Sudah dilaporkan ke BPRD selaku pengelola juga dan ABT ini di renov yang saat ini memang sedang renov kamar rusak parah tersebut, ” ucapnya kepada intrik.id.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Halimah menyebutkan , jika ada ada penurunan pendapatan karena memang tidak bisa menggunakan kamar secara full karena masih dalam perbaikan fasilitas.

    Sementara itu, Wiwik selaku Kepala BPRD Bangka Tengah menyebutkan, jika Mess Pemda tersebut sudah dilakukan perbaikan karena sudah anggaran belanja tambahan.

    “Jadi kemaren masih nunggu ABT dan sekarang sudah dilakukan perbaikan. Jadi kita tunggu saja selesai perbaikan, ” jelasnya.

    Wiwik juga menyebutkan, jika pendapatan mess pemda itu tergantung jumlah hunian walau memang sudah ada customer tetap yang setiap minggunya menginap di sana.

    “Biasanya sales, tamu jauh atau tamu dari keluarganya yang ada di Koba punya hajatan. Namun paling sering ya orang sales itu, ” ujarnya.

    Wiwik juga mengajak, agar masyarakat yang jauh bisa menginap disana karena harga yang relatif murah dan fasilitas yang ditawarkan cukup lengkap.

    “Hanya 70 ribu per kepala bisa nikmati penginapan dengan AC dan juga fasilitas lainnya. Jadi mending nginap disana saja, ” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Jasad Jauhari Ditemukan Tersangkut Jaring, Ada Bekas Gigitan Buaya di Pinggang

    Jasad Jauhari Ditemukan Tersangkut Jaring, Ada Bekas Gigitan Buaya di Pinggang

    Diduga Diterkam Buaya, Warga Hilang saat Najur Ikan di Sungai Limbung

    Diduga Diterkam Buaya, Warga Hilang saat Najur Ikan di Sungai Limbung

    Warga Cerucuk Belitung Tewar Diterkam Buaya di Depan Sang Anak saat Mandi di Kolong

    Warga Cerucuk Belitung Tewar Diterkam Buaya di Depan Sang Anak saat Mandi di Kolong

    Pembacokan di Lokasi Tambang Timah Ilegal, Korban Dibawa ke Puskesmas Lubuk Besar

    Pembacokan di Lokasi Tambang Timah Ilegal, Korban Dibawa ke Puskesmas Lubuk Besar

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

    Rombongan Pegawai Kecamatan Pangkalan Baru Alami Kecelakaan

    Rombongan Pegawai Kecamatan Pangkalan Baru Alami Kecelakaan

      Ikuti kami di Facebook