Mesin Ketinting untuk Korban Kecelakaan Laut di Beltim

    INTRIK.ID, BELITUNG TIMUR — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir, PT Timah tbk menyalurkan bantuan berupa mesin ketinting kepada nelayan yang sebelumnya mengalami kecelakaan laut di perairan Belitung Timur.

    Mesin ketinting dari PT Timah Tbk ini diberikan kepada empat nelayan yang sebelumnya mengalami kecelakaan laut yang membuat perahu dan mesin mereka rusak parah dan tidak bisa digunakan lagi.

    Bantuan ini diserahkan langsung oleh tim CSR PT Timah Tbk kepada nelayan terdampak. Dengan adanya mesin tempel baru, diharapkan nelayan dapat kembali melaut dan menjalankan aktivitas perekonomian mereka seperti sediakala.

    Ketua Kelompok KUB Nelayan Laut Tersenyum di Desa Burong Mandi, Sugian mengatakan, nelayan yang mendapatkan bantuan mesin ketinting ini merupakan nelayan yang sebelumnya mengalami kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Pihaknya mengapresiasi kepedulian dan dukungan PT Timah bagi nelayan di Desa Burong Mandi, karena bantuan mesin ini memang sangat dibutuhkan. Apalagi harga mesin ini terbilang tidak murah.

    “Terima kasih kepada CSR PT Timah yang telah membantu nelayan yang mengalmai kecelakaan. Ini sangat membantu apalagi ditengah kondisi ekonomi saat ini dan hasil tangkapan juga tidak menentu. Rasanya kalau harus membeli sendiri ini sangat lumayan harganya tidak murah bagi kami nelayan,” katanya.

    Kedepan, ia berharap sinergi dan kolaborasi bersama PT Timah Tbk ini dapat terus berlanjut, sehingga bisa semakin banyak nelayan yang bisa merasakan dukungan dari PT Timah Tbk.

    Salah satu nelayan yang mendapatkan bantuan mesin, Sudarni bersyukur dan sangat senang dengan bantuan dari PT Timah untuk dirinya. Baginya, ini adalah harapan baru untuk bisa mencari rezeki.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Bersyukur sekali, karena mesin yang waktu kecelakaan itu sudah rusak parah tidak bisa digunakan lagi, terendam air laut. Kecelakaan itu terjadi saat cuaca ekstrem, Alhamdulllilahnya saya masih selamat,” ceritaya.

    Ia menyebutkan, untuk membeli mesin baru dirinya cukup kesulitan karena penghasilannya hanya mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Sebelum ada bantuan dari PT Timah, ia hanya mengandalkan mesin lamanya untuk mecari rezeki di laut.

    “Alhamdullillah, karena kalau mau beli sendirinya rasanya belum bisa apalagi harganya kan tidak murah. Terima kasih sudah membantu saya, semoga PT Timah rezekinya semakin lancar,” tutupnya. (*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Lewat PPM, PT Timah Tbk Sentuh Aspek Pendidikan hingga Lingkungan

    Lewat PPM, PT Timah Tbk Sentuh Aspek Pendidikan hingga Lingkungan

    Ini Langkah PT Timah Bantu Nelayan di Wilayah Operasionalnya

    Ini Langkah PT Timah Bantu Nelayan di Wilayah Operasionalnya

    35 Tahfiz Quran Dapat Santunan PT Timah

    35 Tahfiz Quran Dapat Santunan PT Timah

    Marbot Masjid dan Guru Ngaji dapat Apresiasi dari PT Timah

    Marbot Masjid dan Guru Ngaji dapat Apresiasi dari PT Timah

    PT Timah Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Bangka Barat

    PT Timah Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Bangka Barat

    Ribuan Paket Sembako Disebar PT Timah

    Ribuan Paket Sembako Disebar PT Timah