Merbuk, Kenari dan Pungguk Kembali Dijarah, Penambang: Sudah ada Izin

    Caption : Puluhan Ponton Tambang Inkonvensional (TI ) masih terparkir pasca surat Pemkab Bangka

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Para penambang ilegal kembali berulah di kawasan lingkar Kolong Merbuk-Kenari-Pungguk. Bahkan beberapa ponton sudah dirakit dan siap beroperasi.

    Salah satu penambang, Rudi mengatakan pihaknya berani menambang karena sudah mendapatkan izin dari kordinator lapangan.

    “Jadi kami disini berani ngerakit ponton sudah ada perintah dari Pak Wahyu yang mana koordinatornya Pak Putra. Dan katanya ini sudah ada izin dari PT Timah,” ungkapnya di Koba, Senin (1/12/2025).

    Ia melanjutkan pihaknya bekerja dan mendapatkan modal dari seseorang yang sudah mendapatkan CV Mitra PT Timah. Bahkan beberapa ponton juga dikoordinir oleh Kades Nibung.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pokonya kami taunya bos saya diperintahkan Pak Wahyu lewat bendera (koordinator) Putra dimana sudah ada investor dari Sungailiat Mitra Timah. Kalau gak jelas kami juga takut. Tapi karena sudah jelas jadi kami berani merakit ponton,” ungkapnya.

    “Untuk sistem masih sama kayak dulu, ada fee 15 persen. Selain Putra ada juga bang Lukman (koordinator) ngajak bos saya untuk join bendera dia karena sebelumnya kami di Perlang. Jadi masuk sini mendesak. Terus kalau orang dekat sini masuk melalui Kades dan koperasi desa, ” lanjutnya.

    Sementara itu, Putra yang merupakan koordinator menyatakan, dirinya tak pernah memerintahkan orang untuk merakit ponton di kolong Merbuk-Kenari-Pungguk.

    “Kami lihat orang ngerakit ponton kami juga ngerakit. Terus setahu kami tidak ada campur tangan Kades. Kami juga taunya karena ada pak Nizam yang merupakan CV Mitra PT Timah dan kami bukan koordinator, ” jelasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Warga Keluhkan Air PDAM  Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Algafry Live Talk Show Bersama Kemendagri

    Algafry Live Talk Show Bersama Kemendagri

    DLH Minta SPPG di Bangka Tengah Ditutup

    DLH Minta SPPG di Bangka Tengah Ditutup

    Dua TPS3R Tak Aktif, Angga Minta Semua Desa Kelola Sampahnya Sendiri

    Dua TPS3R Tak Aktif, Angga Minta Semua Desa Kelola Sampahnya Sendiri