
“Kami dipaksa (suntik-red) vaksin, hipertensi dan yang hamil juga harus disuntik vaksin. Kalau ada yang tidak mau, berkas pengajuannya (gaji-red) tidak ditandatanganinya (kandinkes bangka-red),” ungkapnya, Kamis (18/2/2021).
Ia mengatakan pernah ada kasus pihak dinkes menunda pembayaran gaji karena dokter tidak mau memberikan vaksin covid 19 kepada salah seorang tenaga medis lainnya karena masih mengalami flu.
“Aturan ini sama sekali tidak bijak, itukan hak kami sebagai pegawai dan sudah bekerja. Ditambah lagi, penolakan vaksin ini karena ada alasan lainnya,” tegas GA.