Lima Hari Setelah Tahun Baru, Dua Warga Bangka Meninggal Positif Covid-19

    Foto: Tim covid kabupaten bangka saat mengangkat pasien meninggal terkonfirmasi positif covid-19.(ist)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Belum seminggu memasuki tahun 2021, sudah dua orang di Kabupaten Bangka meninggal terkonfirmasi positif covid-19, Selasa (5/1/2021).

    Kali ini S warga Sungailiat terpaksa harus dikebumikan sesuai dengan protokol covid-19 karena diketahui mengidap virus corona.

    Laki-laki 43 tahun tersebut sebelumnya masuk ke IGD Senin (4/1/2021) malam hari namun kemudian dinyatakan meninggal dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.

    Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan S mengidap penyakit DM atau gula dan sesak nafas.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Jadi untuk antisipasi dilakukan swab, jam 5.30 pagi hasilnya positif maka penguburannya dilakukan sesuai SOP covid-19,” ungkapnya.

    S sendiri dikebumikan di perkuburan pasang Sribulan, Sungailiat oleh tim covid kabupaten dan kecamatan.

    “Alhamdulillah penguburannya berjalan dengan lancar oleh satgas covid kabupaten bangka dihadiri juga TNI, polri, camat dan juga lurah sungailiat,” terangnya.

    Dengan demikian sudah ada delapan orang yang meninggal dunia terkonfirmasi positif covid-19 di negeri sepintu sedulang tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dari Belinyu tiga orang, Mendobarat dua orang, Sungailiat dua orang dan Pemali satu orang,” tambah Boy Yandra.

    Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa ada 11 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 dan 49 dinyatakan sembuh.

    “Hari ini juga ada penambahan kasus positif 11 orang dan sembuh 49 orang. Jadi total kasus per hari ini ada 756, total sembuh 671 dan yang belum sembuh 77 orang lagi,” tegasnya.

    Untuk itu Boy Yandra menghimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19 dengan selalu menggunakan masker dimana saja.

    “Selain itu seketika kita melakukan tes swab satu atau dua, sebelum hasilnya keluar kita harus isolasi mandiri dulu, nanti ketika sudah keluar dan dinyatakan negatif baru beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.

    Ia juga meminta masyarakat untuk segera diperiksa ke pihak pelayanan medis baik itu puskesmas maupun rumah sakit ketika batuk ataupun demam.

    “Kontak keluarga sudah terjadi dimana-mana jadi ketika demam, batuk maupun flu langsung dibawa ke pihak kesehatan sehingga bisa dengan cepat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Boy Yandra.(int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak