
Masyarakat hari ini juga makin melemah amar makruf nahi munkar. Ketika ada penyimpangan masyarakat cenderung membiarkan. Terutama di perkotaan. Sehingga jika ada yang berperilaku LGBT dan masyarakat juga diam misalnya maka mereka akan merasa diterima. Jika masyarakat melakukan amar makruf ke mereka maka mereka tidak akan nyaman dan justru akan menyadari perilaku rusaknya.
Sistem Pendidikan
karena ideologi sekulerisme jadi pendidikan pun tidak diatur menurut islam. sejumlah kurikulum dibuat manusia. pendidikan diarahkan sekedar pintar akademik tapi minim karakter mulia.
Jadi ukuran baik dan buruknya anak-anak adalah nilai-nilai. Bukan pada perilakunya. Di tambah lagi tontonan di media yang tidak di filter. Dimana anak-anak mudah untuk mengakses segala melalui gatget, belum lagi lingkungan yang semakin rusak , menambah pengetahuan yang buruk masuk ke dalam dunia anak saat ini. Jadi ketika keimanan anak-anak tidak tanamkan dasar-dasar Islam dari keluarga dan sekolah, maka akan mudah untuk terpengaruh dari hal-hal semacam ini.
Islam satu-satunya Solusi
Islam adalah agama yang sempurna, mengatur dan mampu menyelesaikan masalah, baik masalah keluarga, pergaulan, masyarakat, dan negara. Salah satunya LGBT yang termasuk pergaulan yang rusak saat ini. Islam mempunyai solusi yang kompleks terhadap LGBT Karena LGBT ini terkait penyimpangan seksual maka Islam melarang laki-laki menyerupai perempuan dan sebaliknya, di dalam sebuah hadist Allah melaknat kaum tersebut. Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,
“Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” (HR. Bukhari no. 5885).
Dalam lafazh Musnad Imam Ahmad disebutkan,
“Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita, begitu pula wanita yang menyerupai laki-laki” (HR. Ahmad no. 3151, 5: 243. Sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari).
Begitu pula dalam hadits Abu Hurairah disebutkan,