Kunjungi PT BAA, Profesor Jepang Bantu Kembangkan Sagu di Bangka

    INTRIK.ID, BANGKA — PT Bangka Arsindo Asri (PT BAA) akan mendapatkan bantuan pengembangan tanaman sagu dari Jepang. Hal itu diketahui setelah Profesor asal Tokai National Higher Education and Research System, Nagoya University, Hiroshi Ehara didampingi Saki Ehara dari PT Japan Asia Consultant (PT JAC) berkunjung langsung ke PT BAA, Senin (20/5/2024).

    Hiroshi Ehara mengatakan penelitian tentang sagu di negeri sakura sudah sangat banyak mulai dari pembuatan kue, kukis, mie hingga pasta. Namun semua itu hanya sebatas riset dan penelitian saja.

    “Di Jepang yang ada itu hanya riset dan penelitian saja, jadi kami ingin riset itu diterapkan secara real life (di lapangan). Apakah sesuai dengan hasil riset atau ada adjustment-nya,” ujarnya.

    Ia bersama timnya juga diajak untuk mengelilingi pabrik pengolahan sagu yang berada di Kelurahan Kenanga, Sungailiat, Bangka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Pihaknya juga akan membantu secara teknologi agar lebih memudahkan dalam pengembangan tanaman sagu di Bangka.

    “Kami mungkin bisa bantu secara teknologi, karena katanya teknologinya masih kurang, nah kita bisa kasih tahu kalau di luar ada teknologi yang lebih canggih,” ujarnya Hiroshi Ehara.

    Ia mengatakan ketertarikannya untuk mengunjungi PT BAA ini setelah bertemu dengan pemilik perusahaan, Abu saat menghadiri kegiatan internasional di Jepang tahun lalu.

    “Waktu itu kami bertemu dengan pak Abu di Jepang, ia menceritakan jika di Bangka memiliki inovasi tentang pengolahan sagu,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara itu, Humas PT BAA, Sulaiman mengatakan pemerintah daerah dan pusat harus lebih memperhatikan sagu sebagai aspek ketahanan pangan.

    “Negara Jepang sangat memperhatikan sagu kita, jadi sudah seharusnya pemerintah harus lebih memperhatikan sagu ini,” ungkapnya.

    Ia berharap dengan adanya kunjungan tersebut dapat berkolaborasi untuk memunculkan bibit sagu yang unggul, sehingga dapat meningkatkan produktivitas.

    “Iya kita manfaatkan teknologinya yang disampaikan kepada kita, agar ke depannya bibit sagu lebih bagus. Dan kolaborasi ini akan terus berlanjut,” tukasnya.

    Tagged with:
    JepangPT BAASagu
    Mungkin Suka Ini juga:
    Berawal dari Rumah, Rizky Parfume Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

    Berawal dari Rumah, Rizky Parfume Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

    Berawal dari Kebun KWT, Sabun Daun Sirih Bunda Fresh Bersiap Naik Kelas

    Berawal dari Kebun KWT, Sabun Daun Sirih Bunda Fresh Bersiap Naik Kelas

    ESG Jadi Senjata Baru Industri Tambang, PT Timah Tingkatkan Kompetensi Karyawan

    ESG Jadi Senjata Baru Industri Tambang, PT Timah Tingkatkan Kompetensi Karyawan

    Mitra Usaha PT Timah Perkuat Kepatuhan Regulasi, Bimtek Standarisasi Pertambangan Disambut Antusias

    Mitra Usaha PT Timah Perkuat Kepatuhan Regulasi, Bimtek Standarisasi Pertambangan Disambut Antusias

    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026