Korban Penganiayaan Penambang Merbuk Alami Trauma

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kondisi korban penganiayaan penambang kolong Merbuk, Dessy Ariska beberapa waktu lalu masih memerlukan perawatan intensif di Rumah Sakit Abu Hanifah.

    Kuasa hukum korban dari Irma Hukum Young Fa Pian Taman, Fahmi mengatakan korban masih diinfus dan mengalami memar dibeberapa bagian.

    “Saat ini klien kami ada di IGD di RS Abu Hanifah dimana beliau mengalami sakit pada bagian leher, badan, belakang kepala yang ditinju serta dada beliau sakit sehingga harus dirawat dan memar,” ungkapnya, Selasa (24/9/2024).

    Ia juga menyebutkan, jika korban mengalami trauma yang luar biasa pasca dianiaya oleh pelaku yakni Y dan anaknya Is saat meminta jatah teman (timah).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Bahkan korban dari semalam sudah mengeluhkan sakit dada dan menggigil serta trauma dengan kejadian yang hampir merengut nyawanya,” tegas Fahmi.

    Ia menjelaskan, pihaknya akan mengusut tuntas masalah ini sampai ke pengadilan untuk memberikan keadilan yang seharusnya kepada kliennya.

    “Jadi kami akan berikan keadilan sesuai hukum kepada klien kami Dessy agar mendapatkan keadilan yang seharusnya. Kasus ini akan kami kawal terus, ” tutupnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Warga Keluhkan Air PDAM  Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat