
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Saat masyarakat, Damkar dan BPBD Bangka Tengah berjibaku menangani titik-titik kebakaran hampir setiap hari, persoalan keterbatasan armada kembali menjadi sorotan.
Sejumlah titik api disebut belum seluruhnya dapat ditangani secara optimal karena keterbatasan personel, kendaraan yang mengalami kerusakan serta peralatan pemadaman yang masih terbatas.
Di tengah situasi tersebut, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyatakan pemerintah daerah telah menambah anggaran penanggulangan bencana dalam APBD Perubahan 2026. Namun, penambahan armada pemadam kebakaran belum menjadi pilihan.