
“Kita Meminta Bupati Bangka menyudahi permasalahan diskiriminasi ini, jangan sampai permasalahan ini berlarut – larut sehingga nanti tercipta ketidak harmonisan antara Pemerintah dan Pers, “tegasnya.
Seperti halnya dalam peliputan suntik vaksin perdana yang diselenggarakan di RSUD Depati Bahrin Jum’at (15/1/2021) kemarin. Kekecewaan dilontarkan para awak media lantaran tidak diberikan ruang untuk mendokumentasikan kegiatan.
“Inikan bukan kegiatan dadakan. Sudah disusun sedemikian cantik oleh penyelenggara. Dan kita tahu, masyarakat menunggu informasi ini. Mereka (masyarakat – red) ingin melihat ketika para pejabat disuntik vaksin. Karena tidak bisa menyaksikan langsung ya diharapkan para awak media memberikan informasi buat masyarakat luas. Tapi kenapa dibatasi 2 media saja yang melakukan strimeang. Kenapa tidak seperti di lokasi lain, penyelenggara sudah memberikan ruang untuk para awak media mendokumentasi, “kritiknya.
Esti berharap Pemerintah dapat lebih bijak menyikapi dan mengakomodir seluruh insan Pers di wilayahnya.