
Menurutnya kelurahan tersebut merupakan tempat yang tepat untuk dijadikan kampung moderasi beragama. Meski berbeda suku, masyarakatnya dinilai selalu mengedepankan kekompakan dan toleransi beragama.
“Masyarakatnya kompak walaupun beda-beda suku jadi di sini adalah tempat yang pas. yang penting adalah toleransi dan saling menghargai. Memang semua agama bagus, ajarannya tidak ada yang mengajarkan kekerasan. Oleh karena kita harus saling menghargai saling menjaga,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Meski minim konflik beragama, Bekti mengimbau agar masyarakat terus menjaga kerukunan dan kekompakan guna mendukung kemajuan Kota Pangkalpinang.
Ia juga berharap agar terpilihnya Kelurahan Air Salemba dapat memberikan literasi dan contoh bagi kampung lainnya.
“Mudah-mudahan dengan adanya ini kita lebih kompak dan bersatu demi Pangkalpinang lebih maju,” tegasnya.