Kades Perlang Sebut Musyawarah Desa Akal-akalan PT Perlang Sawitindo Mas

    Caption: Yani Basaroni.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kader Perlang, Yani Basaroni sebut musyawarah desa hanya akal-akalan PT Perlang Sawitindo Mas agar bisa beroperasi.

    Ia mengatakan sejak beroperasi, perusahaan yang bergerak dibidang CPO ini banyak mendapatkan keluhan warga karena sulit untuk menjual hasil kebunnya.

    “Dimana mana, warga lokal itu harus prioritas masuk ke pabrik CPO bukan malah diinepin mobilnya,” kata pria yang akrab disapa Roni itu, Selasa (15/07/2025)

    Ia menegaskan, setiap usaha di tempat orang wajib disetujui masyarakat setempat melalui musyawarah desa dimana harus mengedepankan kepentingan warga setempat terlebih dulu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Berarti kalau masyarakat harus ngantri, musyawarah desa itu hanya sebagai simbol atau syarat saja bukan didasari niat baik. Awalnya ada embel-embel banyak, pas sudah buka hilang janjinya,” tegasnya.

    Ia meminta pos penjagaan di perusahaan untuk dievaluasi serta memprioritaskan mobil atau muatan milik warga setempat terlebih dulu agar tidak menyulut emosi.

    “Tolong evaluasi penjagaan itu karena disanalah muara masalah. Wajar warga setempat ngamuk dan memaksa masuk mobilnya. Kalian berjanji akan prioritaskan warga kami, namun nyatanya nol besar,” ujar Roni.

    “Itu hal kecil, belum berbicara masalah kesejahteraan Desa lainnya. Kami kasih tau bahwa yang melakukan musyawarah Desa di Perlang adalah Koperasi Perlang Indo Mas tidak ada koperasi lain,” lanjutnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Tokoh pemuda Desa Perlang, Era Susanto mendukung agar perusahaan lebih memprioritaskan sawit warga setempat.

    “DO sawit itu juga harus berdomisili di Desa Perlang. Lapak-lapak sawit ataupun pemilik kebun di luar Desa Perlang, silakan memilih mau masuk ke DO mana. Dan pihak luar jangan mengotak ngatik sistem yang berimbas kepada kesejahteraan masyarakat setempat. Kasian juga ownernya, kalau di otak-atik pihak luar,” ujar Era Susanto.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    BREAKING NEWS: Siswa SMA Kelas XII di Sungaiselan Meninggal Dunia

    BREAKING NEWS: Siswa SMA Kelas XII di Sungaiselan Meninggal Dunia

    Pekerja Tewas Terjatuh saat Pasang Plafon Proyek KDMP Simpang Katis

    Pekerja Tewas Terjatuh saat Pasang Plafon Proyek KDMP Simpang Katis

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting