
“Benar itu milik Acing. Namun saya cuma ditugaskan untuk memantau saja bukan pengurus, ” jelasnya.
Lebih lanjut, Jalal menjelaskan jika tanah tersebut awalnya milik TOLE dan MIJAN yang mana ditanami sawit saat PT Kobatin tak lagi menambang disana dan dibeli oleh Bitet dan dijual lagi ke Acing.
“Sebenarnya tanah tersebut awalnya milik Tole dan Mijan orang Nibung yang menanam sawit. Lalu dibeli Bitet dan akhirnya dijual ke Acing, ” ungkapnya.