kabupaten Bangka Kekurangan Kader Petani Muda

    BANGKA. INTRIK.ID – Berbicara tentang pertanian seperti tidak ada habisnya. Indonesia sebagai negara agraris potensi Sumber Daya Alam ( SDA ) pertanian serta Sumber Daya Manusia ( SDM ) pertanian belum maksimal dikelola.

    Salah satu potensi belum tergali, peran kaum muda untuk mengolah pertanian, secara meluas dan berkesinambungan.

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Elius Gani menyampaikan, total petani muda baru mencapai ratusan.

    “Untuk Kabupaten Bangka total petani muda baru mencapai 100 orang, Upaya kita melalui Petugas Penyuluh Lapangan ( PPL ) sudah sering sosialisasi terkait petani muda. Kenapa demikian? agar pertanian kedepan ada generasi penerus,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurut Elius Gani secara kelembagaan petani muda baru terbentuk beberapa kelompok.

    “Berdasarkan kelembagaan petani muda baru ada empat kelompok p, total anggota lebih kurang 100 orang. Bidang yang dikembangkan tanaman pangan serta holtikultura,” tambahnya.

    Lebih lanjut Elius Gani menyampaikan, poktan petani muda tersebar di beberapa Kecamatan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Katagori petani muda, sudah terbentuk di kecamatan Merawang : Poktan Jiwa Muda di Desa Balunijuk,
    Poktan Taruna Tani di Desa Balun Ijuk,
    Poktan Aek Gayek di Desa Jada Bahrin. Sedangkan di Kecamatan Riau Silip : Poktan Jaya Muda di Desa Banyu Asin, masing – masing setiap poktan anggotanya 25 orang,” pungkasnya.

    Sementara itu menurut Wiwin selaku PPL Desa Balunijuk, menyebutkan minat kaum muda untuk bertani sangat kurang.

    “Untuk petani muda, minat ke bidang pertanian secara umum memang agak kurang. Jadi kalau mau mengajak mereka ( Kaum muda – red )bertani atau berkelompok, kita harus punya program kerja atau kegiatan yang dianggap langsung menyentuh ke mereka,” kata Wiwin.

    Menurut Wiwin setelah mengajak kaum muda bertani, masih banyak merasa gengsi.

    “Selain itu, kaum muda masih menganggap pekerjaan di bidang tani, masih kalah gengsi di banding bidang jasa atau dagang. Jadi perlu program kerja dan pembinaan yang berkelanjutan dan menguntungkan secara ekonomi,” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kabarnya ada Pungutan Dana dari Penambang Untuk Pendalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis :  Hati – Hati Nanti Masuk Pungli

    Kabarnya ada Pungutan Dana dari Penambang Untuk Pendalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis : Hati – Hati Nanti Masuk Pungli

    Perpanjangan HGU Kebun Sawit Syarat Utama ada Kebun Plasma, Plasma Butuh CPCL, Bupati Menetapkan CPCL Siapa Punya Peran Penting

    Perpanjangan HGU Kebun Sawit Syarat Utama ada Kebun Plasma, Plasma Butuh CPCL, Bupati Menetapkan CPCL Siapa Punya Peran Penting

    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

      Ikuti kami di Facebook