Jawab Keluhan Warga, Kadis PUTR Bateng Beberkan 7 Proyek Strategis yang Berhasil ‘Goal’ dalam 7 Bulan

    Caption: Fani Hendra Saputra.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Menanggapi suara masyarakat yang merasa belum melihat perubahan signifikan di lapangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa dalam tujuh bulan masa jabatannya, sejumlah proyek besar yang sempat bertahun-tahun mangkrak kini berhasil dituntaskan.

    ​Fani menyadari bahwa persepsi masyarakat beragam karena sebagian progres infrastruktur bersifat administratif dan sektoral yang dampaknya akan dirasakan secara jangka panjang.

    ​Salah satu pencapaian yang paling disorot adalah rampungnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bangka Tengah. “Kalau mau tahu, DPUTR sudah banyak mengerjakan hal strategis. RTRW yang mangkrak selama empat tahun akhirnya selesai di masa kami,” tegas Fani, Kamis (14/5/2026).

    ​Selain RTRW, Fani merinci enam poin krusial lainnya yang telah dikerjakan:

    Space Iklan/0853-1197-2121
    1. Inpres Lubuk: Proyek jalan Instruksi Presiden (Inpres) di Lubuk kini sudah tuntas.
    2. Air Beguruh: Penyelesaian masalah Air Beguruh yang sempat menjadi polemik publik.
    3. Normalisasi Sungai: Fokus pada pencegahan banjir yang kini sedang berjalan.
    4. Dampak Banjir: Perbaikan infrastruktur pasca-banjir yang dilakukan secara bertahap.
    5. Namang-Pangkalanbaru: Keluhan jalan dan jembatan kini resmi ditangani oleh Balai (Pusat).
    6. Longsor Jelutung: Penanganan titik longsor yang kini sudah dikerjakan oleh Balai.

    ​Untuk mempercepat kerja lapangan, Fani mengusulkan pengadaan alat AMP (Asphalt Mixing Plant) Portable. Alat ini dinilai menjadi kunci solusi untuk perbaikan jalan aspal secara mandiri dan cepat oleh dinas.

    ​“Jika memiliki alat itu, kita bisa menghemat anggaran hingga 27% atau sekitar Rp6 miliar. Dana penghematan ini nantinya bisa dialihkan untuk menambal jalan-jalan lain yang rusak,” jelasnya.

    ​Fani meminta masyarakat memahami bahwa pembangunan infrastruktur memerlukan waktu dan dukungan finansial yang kuat. Ia menegaskan bahwa DPUTR tetap bekerja maksimal meski dengan keterbatasan alat saat ini.

    ​”Perbaikan dampak banjir sedang kami lakukan bertahap. Tanpa anggaran dan alat yang memadai, kami tetap jalan tapi memang lambat. Ini proses, bukan sulap,” ujarnya lugas.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    ​Ke depan, DPUTR akan segera memaparkan detail RTRW kepada publik untuk mulai diimplementasikan. Selain itu, normalisasi sungai akan terus digenjot guna menarik kucuran anggaran dari luar APBD Bangka Tengah demi mempercepat pemerataan infrastruktur di seluruh kecamatan.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah

    Kejari Bangka Tengah Lelang Mobil APV dan 1,3 Ton Pasir Timah, Catat Jadwalnya!

    Kejari Bangka Tengah Lelang Mobil APV dan 1,3 Ton Pasir Timah, Catat Jadwalnya!