Jari Siswa SD di Bangka Tengah Putus

    Foto: Sihombing.

    “Meskipun dalam kondisi istirahat, jangan sampai lengah, saya minta maksimalkan pengawasan di jam istirahat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Orangtua korban menyatakan, pihak sekolah menyalahi perjanjian damai yang sudah disepakati bersama dengan membayar biaya berobat anaknya yang sudah cacat permanen.

    “Harusnya kemarin 23 November 2024 pihak yayasan dan sekolah membayarkan sejumlah uang untuk mengganti biaya pengobatan anak saya. Namun kesepakatan dilanggar dan tidak dibayarkan, ” tegasnya.

    Orangtua korbanpun akan kembali mendatangi Polres Bangka Tengah untuk memberikan peringatan keras terhadap perjanjian yang telah disepakati bersama.

    “Kami akan kembali ke Polres untuk melaporkan karena pihak yayasan dan sekolah tidak mematuhi perjanjian yang sudah disepakati bersama yang di lakukan pihak kepolisian, ” tegasnya.

    Pages: 1 2 3 4
    Tagged with:
    BullyingSihombing
    Mungkin Suka Ini juga:
    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

      Ikuti kami di Facebook