Habiskan Dana Hampir Rp1 M, Taman Milenial Adhyaksa Tak Memuaskan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pembangunan Taman Milenial Adhyaksa dirasakan tidak memuaskan. Pasalnya taman yang dibangun di komplek ex PT Kobatin itu menelan dana hampir Rp 1 miliar tepatnya Rp996 juta.

    Warga Padang Mulia, Yan justru menyayangkan pembangunan taman tersebut karena Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada masih belum maksimal.

    “Dananya besar, tapi hasilnya kurang memuaskan. Ditambah lagi urgensinya belum ada, mending perbaiki taman yang ada, ” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

    Ia menilai, taman kota yang ada saat ini saja masih butuh perbaikan dan juga pengelolaan yang baik untuk jadi landmark kota.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita punya bundaran, alun-alun dan Sumur 7 yang memang masih punya PR. Mending kemarin perbaiki itu saja, ” tegasnya.

    Ia mengatakan Taman Milenial Adhyaksa masih gelap karena kurangnya penerangan dan beberapa fasilitas umum disana juga masih belum dicat.

    “Itu WC belum di cat, terus masih gelap. Jadi kalau malem masih kurang lampu, ” tuturnya.

    Menjawab hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka Tengah Ari Yanuar Prihatin menegaskan, pihaknya didampingi pihak kejaksaan dalam pembuatan taman Adhyaksa tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dana 996 juta itu memang masih belum sempurna. Namun semua proses didampingi pihak kejaksaan sebagai bentuk transparansi, ” tegasnya.

    Pria yang biasa disapa Ayen itu mengungkapkan Kota bukan sekedar pusat administrasi atau ekonomi saja, tetapi kota harus jadi pusat ruang hidup sehat. Makannya perlu ruang publik yang representatif dan ruang terbuka hijau untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    “Taman kota bukan hiasan, tapi paru-paru kota. Kalau taman kota memadai, asri dan strategis maka kualitas udara baik dan lingkungan baik, ” ujarnya.

    Ia mengatakan pembangunan taman ini juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 dimana pemerintah harus menyediakan paling sedikit 30 persen ruang terbuka hijau dari luas kota dan 20 persen diantarannya ruang terbuka hijau publik.

    “Kita sudah lumayan banyak taman kota seperti alun-alun terus bundara ada di sumur 7 juga lalu di Arung Dalam dan ini nambah lagi di ex Kobatin. Dan semuanya ada fasilitas olahraga dan fasilitas umumnya termasuk ada pos jaga. Itu yang penting, ” ungkapnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

      Ikuti kami di Facebook