Gunakan APH ! Biji Timah Kami Harus Jual Kepada Salah Satu Perusahaan

    Caption: Suasana Pernyataan sejumlah ketua RT Lingkungan Matras soal jual biji timah.

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Sejumlah masyarakat Lingkungan Matras, Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat berprofesi sebagai penambang, keluhkan adanya indikasi pemaksaan penjualan biji timah kepada salah satu perusahaan.

    Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh beberapa Ketua Rukun Tetang ( RT ) Lingkungan Matras, Senin ( 20/6/2022) siang. Koordinator RT Butun mengatakan, kejadian tersebut Sabtu 18 Juni 2022.

    “Kejadian Sabtu kemaren, tanpa ada sosialisasi menggunakan APH biji timah kami diambil dan harus dijual kepada salah satu perusahaan. Seharusnya ada sosialisasi dulu bagaimana maunya,” ujar Butun.

    Selaku koordinator Butun menyanyangkan sikap tersebut, Ponton milik Oknum APH tidak diambil biji timahnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita juga bingung kenapa hanya ponton milik kita saja yang diambil biji timahnya, sedang ponton milik oknum APH tidak diambil biji timahnya, ada apa ini ? tidak hanya itu kalau kita tidak jual dengan perusahaan tersebut akan diproses hukum,” kata Butun.

    Menyambung pernyataan Butun, Warga Lingkungan Matras JW menyebutkan, kalau mereka bekerja di seputar limbah KIP.

    “Kami bekerja diseputaran limbah KIP, bingung juga apakah limbah tersebut masuk IUP perusahaan tersebut? sosialisasi tidak pernah begitu masuk langsung ambil biji timah,selama ini kami tidak pernah ributkan soal perusahaan masuk bekerja, giliran masyarakat yang mengelola kok begini kejadiannya,” ungkapnya

    Ditanya apakah Perusahaan lain pernah sosialisasi kepada masyarakat , sebelum berkerja ?

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau perusahaan lain ada sosialisasi, kalau perusahaan yang ambil Timah dan harus jual kepada mereka, tidak ada sosialisasi. Setahu saya perusahaan yang pernah sosialisasi yakni, CV. ARAB dan CV. JM,” tutup JW.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

    Uji Nyali TI Rajuk Alur Muara Air Kantung Masih Beraktivitas , Formanpis : Kami akan Turunkan Nelayan Menertibkannya

    Uji Nyali TI Rajuk Alur Muara Air Kantung Masih Beraktivitas , Formanpis : Kami akan Turunkan Nelayan Menertibkannya

    Budidaya Pisang Barangan Merah, Peluang Bisnis Pertanian yang Mudah dan Menjanjikan

    Budidaya Pisang Barangan Merah, Peluang Bisnis Pertanian yang Mudah dan Menjanjikan

    Sebelum Mutasi 160 Pegawai, Fery Insani Akui Banyak yang WA

    Sebelum Mutasi 160 Pegawai, Fery Insani Akui Banyak yang WA

    Seluruh Camat dan 15 Lurah Diganti, Bupati Bangka: Bukan Dibuang

    Seluruh Camat dan 15 Lurah Diganti, Bupati Bangka: Bukan Dibuang

      Ikuti kami di Facebook