DLH Minta SPPG di Bangka Tengah Ditutup

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Pengelolaan sampah dan Limbah Satuan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) di Bangka Tengah menjadi masalah.

    Bahkan, SPPG di Bangka Tengah belum ada izin secara penuh dari pusat terkait pengelolaan sampah dan limbah.

    Untuk itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH Bateng) Ari Yanuar Prihatin meminta SPPG yang tidak memiliki izin untuk ditutup.

    “Sampai saat ini SPPG di Bangka Tengah tidak ada pengurusan izin ke kami terkait limbah dan amdal, ” jelasnya di Koba, (16/4/2026).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kepala Dinas yang biasa di panggil Ayen itu menyebutkan, perusahaan atau wirausaha yang bisa ditegur hanya yang memiliki izin saja agar bisa dibina. Namun untuk yang tidak punya izin harusnya ditutup.

    “SPPG ini proyek strategis nasional yang mana daerah tidak ikut campur dan hanya jadi penonton saja. Termasuk perizinan yang semua pusat. Tapi masalahnya limbah nya mengganggu masyarakat. Makanya kami sudah bersurat kepada SPPG agar memperhatikan limbah dan terbitkan izin amdalnya dengan baik agar kami bisa bina dan tegur. Kalau tutup wewenang nanti pusat,” tegasnya.

    Ia berharap, sampah SPPG dan limbahnya bisa dipilih dan di pilah agar mengikuti aturan yang seharusnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik