Ditolak Warga, Pelebaran Jalan Simpang Perahu-Lintas Timur Dialihkan

    Foto: Kepala Bappeda Provinsi Babel, Fery Insani.(int)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan mengubah titik lokasi pelebaran jalan jika banyak masyarakat yang menolak.

    Kepala Bappeda Provinsi Babel, Fery Insani mengatakan memilih jalan lintas timur sebagai alternatif jika masyarakat masih keberatan.

    “Jika masyarakat tidak setuju maka proses pengerjaannya akan kita alihkan ke jalan lainnya yang masih kewenangan provinsi seperti lintas timur,” ungkapnya, Rabu (17/2/2021).

    Namun ia sangat menyayangkan jika memang harus dialihkan karena proyek pelebaran jalan tersebut tidak tiap tahun kita dapatkan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Inikan dana talangan dari pusat dengan nol bunga. Jadi sangat disayangkan jika ini ditolak karena manfaatnya banyka sekali, masyarakat juga menikmati terlebih lagi ini akses menuju kawasan pariwisata,” tambah Fery Insani.

    Mantan sekda bangka itu juga mengatakan bahwa proyek itu tetap akan berjalan meskipun lokasinya dialihkan.

    “Memang rencananya dari simpang perahu hingga lintas timur sepanjang 8,5 kilometer, tapi kalau masyarakat nolak terpaksa dialihkan karena pesan pak gubernur kita jangan ada masyarakat yang merasa dirugikan,” tegasnya.(int)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air