Diterjang Angin, 189 Rumah di Bangka Tengah Rusak

    Foto: Salah satu gerobak usaha warga rusak akibat terdampak angin kencang.(Erwin/intrik id)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Sebanyak 189 rumah di 19 desa/kelurahan di Kabupaten Bangka Tengah mengalami kerusakan akibat terdampak angin kencang pada Sabtu (28/5/2022).

    Kepala DinsosPMD Bangka Tengah, Padlillah menyatakan bahwa sebagian besar rumah-rumah yang terdampak angin kencang tersebut mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan.

    “Kebanyakan rusak ringan dan tidak ada yang sampai menyebabkan ambruk ataupun rata dengan tanah,” kata Padlillah saat dihubungi, Minggu (29/5/2022).

    Lanjut dia, kerusakan yang terjadi sebagian besar pada bagian atap rumah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ada beberapa rumah yang cuma rusak asbes/sengnya 2-3 keping saja. Tapi ada juga yang atap kerangka baja rumahnya sampai terlepas,” sambungnya.

    Untuk itu, sejauh ini pihaknya sudah memberikan bantuan pertolongan darurat berupa bahan makanan siap saji serta terpal untuk menutup sementara atap-atap rumah warga yang terdampak tersebut.

    Diakuinya, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait detail kerugian serta bahan material apa saja yang dibutuhkan nantinya.

    Selanjutnya, pihaknya akan mengupayakan agar semua warga yang rumahnya terdampak mendapatkan bantuan bahan material sesuai yang dibutuhkan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sementara ini kan kita baru ada data-data rumah yang rusak saja, tapi belum ada data detailnya karena ini kerusakannya bervariatif,” ungkap Padillah.

    Selain itu, dirinya juga meminta agar pemerintah desa agar memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk segera memberikan bantuan.

    “Jadi pihak desa juga sudah bisa bertindak memberikan bantuan, terutama yang kebutuhannya satu atau dua keping asbes/seng saja,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sabhara mengimbau agar masyarakat tetap hati-hati menyikapi peristiwa angin kencang yang sudah terjadi berulang kali ini.

    Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, dirinya meminta masyarakat agar waspada terhadap kondisi cuaca saat ini, terutama saat cuaca panas yang kemudian tiba-tiba menjadi berubah menjadi mendung.

    “Bencana angin kencang ini sudah beberapa kali terjadi di Bangka Belitung, khususnya di Kabupaten Bangka Tengah. Maka dari itu, masyarakat juga harus sering mengecek prakiraan cuaca yang di share setiap hari oleh BMKG,” ucap Yudi.

    Selain itu, saat peristiwa angin kencang ataupun angin puting beliung terjadi, masyarakat juga diimbau agar menjauhi bangunan rumah yang sekiranya dianggap kurang kokoh dan rentan ambruk.

    “Perhatikan keamanan dan kekuatan rumah tempat tinggal agar merasa aman dan nyaman untuk di tinggali,” pungkasnya.

    Dari 19 desa/kelurahan tersebut, diketahui bahwa ada sekitar 189 rumah warga yang mengalami kerusakan.

    Jumlah tersebut terinci sebagai berikut:

    1. Desa Air mesu timur: 24 rumah

    2. Desa Air mesu barat: 34 rumah

    3. Kelurahan Berok: 10 rumah

    4. Desa Simpang Perlang: 3 rumah

    5. Desa Kulur Ilir: 3 rumah

    6. Desa Teru: 33 rumah

    7. Desa Pasir garam: 15 rumah

    8. Desa Simpang Jongkong( Nibung): 6 rumah

    9. Desa Terak: 4 rumah

    10. Desa Arung Dalam: 14 rumah

    11. Desa Beruas: 2 rumah

    12. Desa Sungkap : 4 rumah

    13. Desa Penyak ;1 rumah

    14. Desa Cambai: 2 rumah

    15. Desa Puput: 2 rumah

    16. Desa Perlang :14 rumah

    17. Desa B1 ( lubuk besar) : 1 rumah

    18. Kelurahan Koba: 1 rumah

    19. Kelurahan Padang Mulia: 16 rumah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Gantikan Abvianto Syaifulloh, Andri Parlindungan Napitupulu Jabat Kajari Bangka Tengah

    Gantikan Abvianto Syaifulloh, Andri Parlindungan Napitupulu Jabat Kajari Bangka Tengah

    Bupati Bangka Tengah Fokus Penyesalan Persoalan Tanah

    Bupati Bangka Tengah Fokus Penyesalan Persoalan Tanah

    Jadi Daerah Kasus Kekerasan Anak Tertinggi, Algafry Minta Peran Ayah

    Jadi Daerah Kasus Kekerasan Anak Tertinggi, Algafry Minta Peran Ayah

    Bangka Tengah jadi Advokasi Terpadu Program Keamanan Pangan 2026

    Bangka Tengah jadi Advokasi Terpadu Program Keamanan Pangan 2026

    Koba dan Mangkol jadi Kelurahan Bebas Stunting

    Koba dan Mangkol jadi Kelurahan Bebas Stunting

    Pemab Bateng Rakor Genting

    Pemab Bateng Rakor Genting