
INTRIK.ID, BABEL – Mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri atau Polman Babel berhasil menciptakan mesin produksi.
Mesin tersebut terdiri dari mesin pengupas kacang mete, mesin pemotong purun, dan mesin pembersih purun.
Salah satu mahasiswa Polman Babel Mahyudi Darusman, menyebutkan jika projek yang dirinya kerjakan bertepatan dengan penyusunan tugas akhir semester ini. Bersama temannya, Fahrul Andre, dirinya mendesain mesin ini atas anjuran dosen pembimbing Dedy Ramdhani Harahap, yang memberikan solusi untuk mengerjakan tantangan dari Gubernur Erzaldi sebagai tugas akhirnya.
“Kami mengabil judul ‘Mesin Pengupas Jambu Mete’ bekerja sama dengan mahasiswa yang memperoleh beasiswa dari program pemerintah provinsi,” jelas mahasiswa semester akhir Polman Babel itu.
Diakui Mahyudi, desain yang dikerjakan memakan waktu cukup lama, berkisar selama satu minggu dengan kesulitan pada fasilitas komputer, sehingga gambar rancangannya selesai cukup lama. Ia bersyukur projek ini akan dikerjakan pada Bulan Maret sesuai arahan orang nomor satu di Babel itu.
“Tantangan lagi bagi kami sebagai mahasiswa yang notabene masih belajar untuk mengerjakan projek ini, karena Pak Erzaldi minta projek ini selesai sebelum bulan puasa atau empat minggu lagi,” ungkapnya.