Ditantang Gubernur, Mahasiswa Polwan Babel Berhasil Ciptakan Mesin Produksi

    “Tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin mengerjakan ini karena tentunya kami dibantu oleh para dosen dan tenaga kerja di Polman Babel,” ujarnya menambahkan.

    Rancangan mesin ini memang telah mendapat persetujuan, terlebih untuk membantu UMKM yang memproduksi kacang mete. Mesin ini pula merupakan mesin motor otomatis yang hanya memerlukan operator sebagai petugas memasukkan kacang metenya, sehingga tidak dikerjakan secara manual lagi.

    “Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan operasinal produksi mesin ini dari Pak Erzaldi,” ungkapnya.

    Selanjutnya, tim perakitan alat terdiri dari empat orang mahasiswa diantaranya Berli agustian, Aditya Pangestu, Veldi Handi Rahmadan, dan Akhmad Hasyim Fikri. Mereka akan membantu hingga mesin dilaunching dan siap digunakan.

    Majas lainnya yaitu Rahmayani, juga akan mengerjakan projek mesin pembersih purun, dan Wenti Triningsih untuk projek mesin pemotong purun yang berasal dari Jurusan Teknik Mesin, Prodi D3-Teknik Perancangan Mekanik.

    Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menantang langsung para pelajar dan mahasiswa untuk menciptakan mesin, atau alat untuk mempermudah produksi. Metode ini cara gubernur untuk membentuk karakter untuk eksis di dunia industri.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook