Diguyur Hujan Semalaman, 40 Rumah Warga Desa Perlang Terendam Banjir

    Banjir Demak Jawa Tengah (Instagram: @infokejadiandemak)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah sejak Kamis malam hingga Jumat (9/1/2026) mengakibatkan beberapa daerah mengalami banjir.

    Seperti halnya di Desa Perlang, setidaknya ada 40 rumah warga terendam banjir akibat air yang meluap.

    Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni mengonfirmasi bahwa sebaran titik banjir berada di tiga titik utama, yakni RT 17, 23, dan 24. Di kawasan RT 24, genangan air di jalan lingkungan bahkan dilaporkan telah mencapai selutut orang dewasa.

    Menurutnya selain faktor hujan lebat, kondisi infrastruktur yang belum memadai memperparah luapan air ke pemukiman.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Air dari jalan langsung masuk ke rumah-rumah warga karena di lingkungan RT 23 dan 24 tidak ada siring (saluran air). Selain itu, jalanan padat penduduk di sana masih berupa tanah puruh dan belum diaspal,” ungkap Yani Basaroni.

    Kades yang biasa dipanggil Roni itu mengkhawatirkan jika hujan tidak kunjung reda, jumlah rumah yang terendam akan terus meningkat.

    “Hingga saat ini tercatat 40 rumah. Dipastikan kalau hujan tidak reda-reda, maka jumlah rumah warga yang terendam bisa bertambah bahkan diharuskan mengungsi,” tegasnya.

    Menanggapi situasi darurat ini, jajaran perangkat desa mulai dari Ketua RT hingga kepala dusun telah dikerahkan untuk melakukan pengecekan dan proses evakuasi. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan warga.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sejauh ini tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa,” tegasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR