
“Dulu muara tidak seperti ini, jika tidak ada lagi aktivitas gali pasir, solusinya kita minta PPN gali muara. Sudah 10 tahun muara Air Kantung seperti ini kapal sering kandas kalau dulu tidak,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut Acun perwakilan PT.Pulomas Sentosa Babel tetap berkomitmen siap hadapi pihak yang halangi aktivitas pengerukkan alur muara.
“Kalau ada pihak ingin pulomas berhenti akan berhadapan dengan nelayan. Kami komitmen siapa pihak yang halangi aktivias pengerukkan alaur muara oleh PT.Pulomas akan kami hadapi. Kami kerja untuk nelayan, kami didukung dan disuport nelayan,” tegasnya.
Ditanya apakah langkah diambil atas pengusiran kapal PT. Pulomas Sentosa di laut oleh pihak menolak kegiatan gali pasir?
“Soal diusirnya kapal PT. Pulomas Sentosa di laut tadi, kami tidak merasa diusir memang kapal tidak parkir dilokasi. Soal ada pihak yang mengatakan 10 tahun kita tidak ada kontribusi terhadap muara, coba ditanya nelayan langsung. Kalau ada solusi untuk muara coba kerjakan jangan hanya omongan saja,” jelasnya.
Terpisah Kandar nelayan setempat, berharap PT. Pulomas Sentosa tetap konsisten mengeruk alur muara Air Kantung.