Dari Penyanyi Orgen Hingga Terjerumus Kedalam Perjudian

    Foto: Jamal Mirdad saat di dalam sel.(Erwin/intrik)

    # Jamal Siap Dihukum Mati 

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Jamal Mirdad sempat dikenal oleh masyarakat Bangka berkat bakatnya di dunia tarik suara. Ia sudah menjadi penyanyi orgen sejak umur 14 tahun sampai ia menjadi MC kondang.

    “Saya sudah mulai cari uang sendiri sejak umur 14 tahun. Saya nyanyi ikut-ikut orgen. Sampai saya lulus SMA saya jadi MC yang cukup dikenal di Bangka ini. Setiap minggu pasti ada Job saya dengan orgen yang berbeda-beda,” katanya.

    Namun dunianya berubah seketika setelah ia terjerumus kedalam judi setelah lulus SMA atau berusia 20 tahun.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dari judi itulah ia mulai sering berhutang dan mabuk-mabukan.

    “Saya mulai judi ini diumur 20an tahun. Saat itu saya masih main judi kartu biasa. Tapi saya tidak sampai mabuk-mabukan dulu. Ngerokok saja saya gak sampai sekarang,” jelasnya.

    “Nah sudah mulai kenal judi saya baru kenal minuman keras karena diajak teman-teman judi. Saya ini gak pernah muluk-muluk dulunya. Saya gak pernah ganggu orang lain,” tambahnya.

    Ia juga mengungkapkan, dirinya melakukan itu bukan semata-mata karena uang, bahkan ia menyatakan dirinya mampu membayar hutangnya selama ini.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Yah walau hutang saya banyak, tapi selama ini saya bisa bayar. Ada sekitar 14 juta hutang saya sekarang. Tapi saya masih mampu membayarnya. Saya kemarin melakukan hal itu karena memang saya gelap mata, ditambah kemarahan dan juga sedang mabuk,” ungkapnya sambil menangis terseduh-seduh.

    Ia juga menegaskan, dirinya siap dihukum apapun karena kesalahannya tersebut.

    “Saya siap dihukum sesuai hukum yang berlaku. Di BAP (Berita Acara Perkara-ref) katanya 20 tahun. Tapi kalau sampai hukuman mati pun saya harus siap menerima atas kesalahan yang saya perbuat. Saya hanya bisa berdoa kepada Allah SWT agar diberi kesempatan saya untuk bertaubat,” tegasnya sambil membasuh air matanya.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat