
Candi Singosari merupakan salah satu bukti bahwa dulunya terdapat sebuah kerajaan yang pernah berjaya. Kerajaan Singosari, itulah nama kerajaan yang dimaksud dan sekaligus mengingatkan kita pada pemberontakan yang dilakukan oleh Jayakatwang terhadap Raja Kertanegara. Candi di Malang ini kini menjadi objek wisata yang layak dikunjungi.
Berwisata tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan kesenangan. Ada kalanya kita harus menengok masa lalu untuk mempelajari setiap detail sejarahnya. Manfaatnya cukup banyak, yang paling penting adalah mengetahui nilai luhur budaya suatu bangsa, dalam hal ini adalah bangsa Indonesia.
Baca juga: Taman Dinosaurus Majalengka, Destinasi Wisata Paling Hits untuk Liburan Keluarga
Menilik sejarahnya, Candi Singosari termasuk peninggalan terakhir dari Kerajaan Singosari. Tidak berselang waktu lama, kerajaan tersebut akhirnya runtuh di tangan pemberontak yang ingin menguasai kerajaan. Kisah Ken Arok dan Ken Dedes pun berkaitan dengan candi ini, pastinya anda mengenal kedua sosok bersejarah tersebut.

Pengunjung yang datang bukan tanpa alasan, pastinya ada daya tarik yang memikat. Bukan hanya nilai sejarahnya, namun juga arsitektur bangunan dan hal lain yang berkaitan. Selengkapnya, berikut telah kami rangkum daya tarik Candi Singosari!
Sejarah pembangunan candi dimulai pada abad ke 13 Masehi. Tujuan dari pembangunan tidak lain untuk menghormati Raja Kertanegara, beliau adalah raja terakhir sebelum Kerajaan Singasari runtuh. Keberadaan candi ini tidak berlangsung lama sebelum sepenuhnya selesai, karena pada tahun 1292 Masehi hancur karena serangan dari pasukan Jayakatwang.
Setelah lama terbengkalai, pada tahun 1903 ditemukan kembali oleh Nicolaus Engelhard yang merupakan seorang peneliti dari Belanda.