Calon PPK Ini Takut Tragedi 2019 Terulang

    Foto: net

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Calon peserta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Bangka Tengah masih takut tragedi di 2019 lalu terulang kembali.

    Radius (nama samaran) mengaku takut saat mendaftar sebagai anggota PPK karena banyak yang meninggal saat bertugas pada pemilu 2019 lalu.

    Meskipun begitu, ia tetap ikut mendaftarkan diri karena tidak ada kerjaan ataupun pemasukan lagi setelah dipecat dari kerjaan sebelumnya.

    “Terpaksa ikut saya karena memang nyari kerjaan susah, kebun gak ada, mana saya dipecat sekarang. Mau nungaw (aktivitas tambang inkonvensional skala kecil-Red) jual timahnya susah,” keluhnya saat berbincang dengan intrik.id, Senin (5/12/2022) di salah satu warung di Simpang Perlang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ridius juga mengaku, sudah mencari pekerjaan di beberapa tempat namun hingga saat ini belum ada panggilan.

    “Saya ke Pemda tapi katanya honor mau dihapus. Ke mini market, tapi sampai sekarang gak ada panggilan. Ke tambak udang katanya gak ada lowongan. Karena susah nyari kerja di Bangka Tengah, resiko jadi PPK juga saya ambil jadinya, ” ucap ayah satu orang anak tersebut.

    Ia mengungkapkan, dirinya akan test Computer Assisted Test (CAT) atau test online di gedung Pendidikan dan Pelatihan Bangka Tengah (Diklat Bateng) bersama 187 peserta.

    “Besok tuh kita test di Diklat dari jam setengah 9 sampai jam 3 sore dan dibagi 3 sesi. 1 sesi 2 kecamatan pokoknya, ” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ridius hanya berharap, pihak KPU bisa mengantisipasi agar kejadian 2019 kemaren tidak terulang di 2024.

    “Semoga aja mas gak terulang. Saya pun lulus PPK dan semuanya berjalan lancar, ” harapnya. (Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi