
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas situasi ini, pihaknya sedang berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini.
Meskipun begitu, ia mengatakan program lainnya seperti budidaya ayam, bebek, cabai, hortikultura, dan mina padi di desa ini masih berjalan dengan baik. Kelompok wanita tani juga terus bekerja keras untuk memproduksi hasil pertanian dan peternakan yang berkualitas.
“Cuma program itu saja yang kami harus evaluasj kembali. Namun kami tetap optimis dengan hal itu dan akan menjadi desa dengan ketahanan pangan yang kuat di Bangka Tengah,” tegas Zaiwan
Ia berharap dapat mengatasi kendala yang ada dan tetap melanjutkan program ketahanan pangan dengan sukses.
“Pemerintah desa akan terus bekerja sama dengan kelompok tani dan petani udang untuk mencari solusi yang terbaik guna meningkatkan produksi pangan lokal dan mendorong kemandirian pangan di desa ini,” tutup Zaman.