Buaya Terkam Petani Desa Kerantai Hingga Tewas

    Foto: Korban saat dirawat di Puskesmas Sungaiselan. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Seorang warga Desa Kerantai Sungaiselan, Saidar tewas setelah diterkam buaya saat hendak mengangkat pancing di pinggiran Sungai Celau, Selasa (10/1/2023).

    Pria 40 tahun yang berprofesi sebagai petani itu diterkam buaya dibagian kaki pada pukul 19.30 WIB.

    Kapolsek Sungaiselan, Iptu Hafiz mengatakan korban berangkat bersama dengan tiga orang temannya yakni Sumartini (45), Kusnan (60) dan Canel (43) yang melihat kejadian tersebut.

    “Jadi mereka berempat hendak mengangkat panjur (pancing yang ditinggal seharian) di pinggir sungai. Namun, saat sudah dipinggiran sungai, korban langsung diterkam buaya dibagian kakinya,” ucapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Melihat temannya diterkam, ketiga orang temannya mencoba untuk menolong korban agar tak ditarik ke dalam air dan langsung membawanya ke Puskesmas Sungaiselan.

    “Korban langsung berteriak tolong dan terdengar ketiga orang ini. Lalu ketiga saksi ini langsung menolong dan melarikan ke puskesmas Sungai Selan. Namun nyawa korban tak bisa tertolong dan meninggal sekitar pukul 21.15 WIB, ” lanjut Iptu. Hafiz.

    Kapolsek Sungaiselan menghimbau agar warga lebih berhati-hati dan waspada terhadap tempat yang rawan serangan hewan liar seperti buaya.(Erwin)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar