Bangun Tapal Batas di Wilayahnya, Algafry Minta Pemkab Bangka Selatan Hormati Permendagri

    Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman meminta pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk memahami persoalan tapal batas antara wilayah di daerah Desa Tepus dengan Desa Lubuk Besar.

    Hal itu mengingat adanya pembangunan gapura tapal batas oleh pihak Pemkab Bangka Selatan di wilayah Bangka Tengah yakni Desa Lubuk Besar.

    Menurutnya permasalahan tapal batas itu sudah ada sejak 2005. Namun Bangka Tengah mempunyai dasar yang kuat dalam perbatasan wilayah yang tertuang di Permendagri Nomor 17 tahun 2008.

    “Jadi kita jangan terlalu merisaukan itu. Buat saya kita kembali kepada Kemendagri supaya semuanya berjalan normal,” ucap Algafry, Rabu (16/8/2023).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Algafry berharap agar Bupati Bangka Selatan bisa memberikan penjelasan ke warganya dan meminta warga perbatasan untuk menghormati Permendagri tersebut.

    “Saya tetap menghormati apa yang telah disusun dalam Permendagri tersebut sehingga kami tau dimana titik Bangka Tengah dan dimana titik Bangka Selatan,” jelasnya.

    Algafry juga akan menindaklanjuti masyarakat yang protes dan risau. Dirinya sudah menyampaikan ke Camat Lubuk Besar dan Kades Lubuk Pabrik untuk tetap menghormati siapapun ada di sana.

    “Jangan merasa ada apa-apa. Tinggal nanti kita melaporkan kepada Pj Gubernur. Tadi siang saya liat juga dari bagian Tapem (Tata Pemerintahan-red) Provinsi Babel sudah ke sana untuk melihat duduk persoalan ini,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dirinya pun berharap agar jangan sampai permasalah ini menimbulkan konflik apalagi sampai anarkis dan timbul kekerasan.

    “Enggak usah anarkis, enggak usah sampai begitu. Tapi yang pasti kita sudah menyurati Bupati Bangka Selatan dan kasih kabar juga ke Pj Gubernur. Harapan saya, kita semuanya bisa menahan diri,” tambahnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi