Abang Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung: Kami Tetap Saudara

    Foto: Sopian saat mencium kepala adiknya setelah rekontruksi penabuhan ibu kandungnya.(Erwin/intrik.id)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kasus pembunuhan ibu kandung yang dilakukan Jamal (31) meninggalkan bekas sayatan luka bagi keluarga dan masyarakat.

    Hal ini disampaikan oleh anak korban sekaligus kakak kandung pelaku, Sopian saat ditemui di halaman Mapolres Bangka Tengah, Senin (27/6/2022).

    Pria 35 tahun itu mengaku sedih dan kecewa atas perbuatan adik satu-satunya itu.

    “Sedih, kecewa marah pastinya jadi hal yang dirasakan pertama kali saat mendengar ini. Tapi ini adalah skenario dari Allah SWT,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Meskipun begitu, ia tetap percaya bahwa apa yang sudah terjadi merupakan kehendak tuhan.

    “Ini sudah jadi takdir Allah SWT. Ini adalah skenario yang harus dijalani oleh saya, adik saya dan keluarga saya. Ini contoh real bahwa dunia ini hanyalah panggung sandiwara. Kita dilihat orang dan kita bisa melihat orang. Ini adalah skenario tuhan,” tegas Sopian.

    “Kita akan selalu ikuti semua proses. Ini akibat adik saya kurang dalam segi agama dan ilmunya serta pemahamannya. Jadi dia melakukan hal seperti ini. Kalau kata pepatah, apa yang kita tanam itu yang kita tuai,” tambahnya.

    Sopian memastikan bahwa ia akan tetap mengikuti semua proses dan keputusan hukum yang berlaku.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Secara hukum kita ikuti undang-undang yang berlaku, secara agama pasti ia akan mendapat balasannya sendiri di hadapan tuhan,” tegasnya.

    Meskipun begitu, Sopian tetap mendoakan pelaku agar bertaubat dan menganggapnya sebagai saudara.

    “Apapun yang terjadi saya tetap sebagai abang tetap menganggap ia sebagai adik. Saya tidak punya hak untuk menghakimi dan juga menzolimi. Hubungan saudara kami tak akan putus. Saya tetep berdoa untuknya dan saya yakin ibu saya juga selalu mendoakan adik saya walau beliau sudah almarhum. Yang jelas pintu taubat selalu terbuka untuknya jika ingin bertaubat. Saya tegaskan, saya ikuti apapun keputusan hukum dan semoga ia dihukum seadil-adilnya,” tambahnya.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat