Wow, Investasi di Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2022 Capai Rp 1,143 Triliun

    Foto: Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bangka Tengah (DPMPTK Bateng), Aisyah Sisyilia. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Realisasi investasi Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sepanjang 2022 mencalai Rp 1,143 triliun.

    Jumlah tersebut meningkat 53 persen atau Rp 685 miliar dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 745,87 miliar.

    Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bangka Tengah (DPMPTK Bateng), Aisyah Sisyilia mengatakan investasi di Kabupaten Bangka Tengah terus meningkat setiap tahunnya.

    Tahun 2021 target investasi Bateng Rp 450 juta dengan realisasi Rp745.870.760.916. Kemudian di Tahun 2022, investasi ditargetkan Rp783.164.298.961 dan terealisasi Rp1.143.700.430.000 yang artinya setiap tahun mengalami peningkatan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Angka tersebut menggambarkan kondisi investasi di Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2022, yang tentunya merupakan buah dari upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bateng di segala sektor,” ujarnya kepada intrik.id, Senin (13/2/2023).

    Wanita yang akrab disapa Sisyl itu menyebutkan ada lima sektor terbesar yang mempengaruhi realisasi investasi di wilayahnya, yakni jasa lainnya sebesar 31 persen atau Rp 352.1 miliar, industri makanan sebesar 24 persen atau Rp272.9 miliar.

    “Kemudian sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan sebesar 11 persen atau Rp120.6 miliar, sektor pertambangan sebesar 10 persen atau Rp111.7 miliar, sektor hotel dan restoran sebesar 9 persen atau Rp.106.5 miliar. Dimana jasa lainnya itu penyumbangnya rumah sakit dan sekolah,” ucapnya.

    “Ini juga bisa menggambarkan salah satu keberhasilan pemerintah kita, dibawah kepemimpinan Bupati Algafry, khususnya pada sektor ekonomi,” tambahnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia juga berterimakasih atas kepatuhan para pelaku usaha yang sudah menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tepat waktu.

    “Mari menjadi investor dan bagian dari penunjang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangka Tengah dengan cara taat dalam menyampaikan LKPM,” tuturnya.

    Sisyl menyatakan pihaknya akan selalu siap dan sigap mendampingi pelaku usaha dalam menyampaikan LKPM.

    “Kami berharap tren naik ini tidak hanya dalam bentuk angka saja. Tapi lebih kepada kebermanfaatannya secara langsung dan berkesinambungan bagi masyarakat Bangka Tengah,” imbuhnya.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sindir Pemkab Soal Banjir Koba, Ketua DPRD Bateng: Malu Saya dapat Laporan Warga Terus!

    Sindir Pemkab Soal Banjir Koba, Ketua DPRD Bateng: Malu Saya dapat Laporan Warga Terus!

    Infrastruktur Bateng Rusak Akibat Tambang, DPUTR Desak PT Timah Lakukan Perbaikan dan Reklamasi

    Infrastruktur Bateng Rusak Akibat Tambang, DPUTR Desak PT Timah Lakukan Perbaikan dan Reklamasi

    Anggaran Jalan ‘Disunat’ Rp6 Miliar, DPUTR Bangka Tengah Putar Otak Atasi Lubang

    Anggaran Jalan ‘Disunat’ Rp6 Miliar, DPUTR Bangka Tengah Putar Otak Atasi Lubang

    Defisit Drainase 40%, Kelurahan Berok ‘Tenggelam’ dalam Janji Manis Sejak 2010

    Defisit Drainase 40%, Kelurahan Berok ‘Tenggelam’ dalam Janji Manis Sejak 2010

    Aksi Heroik di Tengah Laut: Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Amerika dari Kapal Pesiar Mewah di Perairan Belitung

    Aksi Heroik di Tengah Laut: Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Amerika dari Kapal Pesiar Mewah di Perairan Belitung

    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang

    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang