
“Terus jangan lupa cuci dan kupas buah secara menyeluruh. Buang buah yang ada tanda gigitan kelelawar serta konsumsi daging ternak secara matang dan tidak mengonsumsi hewan yang terinfeksi virus Nipah, ” himbaunya.
“Sama jangan lupa menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer, menerapkan etika batuk dan bersin, serta memakai masker apabila mengalami gejala, termasuk kelompok rentan. Termasuk hindari kontak dengan hewan ternak (seperti babi dan kuda) yang kemungkinan terinfeksi virus Nipah,” tambah Zaitun.
Dirinya juga meminta jika ada masyarakat yang terpaksa harus melakukan kontak dengan hewan pembawa virus nipah, maka diwajibkan menggunakan APD (alat pelindung diri).
Ia mengungkapkan, sejauh ini belum ada pengobatan yg spesifik bisa menyembuhkan nipah. Pengobatan yang ada saat ini hanya bersifat supportif dan simptomatis sesuai dengan gejala-gejala yg muncul