Warga Kesal Jalan Pemukiman Koba-Lubuk Masih Berlubang

    Foto: Papan proyek pengerjaan pemeliharaan jalan Koba-Lubuk. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, warga Perlang minta pemerintah prioritaskan kebutuhan jalan maupun siring di tengah pemukiman penduduk.

    Kekesalan ini diungkapkan warga Perlang, Peng karena melihat siring di pemukiman Desa Perlang roboh hingga menggerus badan jalan. Akibatnya, pengguna jalan rayapun terancam mengalami kecelakaan lalulintas.

    “Akibat gerusan siring roboh, kondisi jalan sempit,” kata Peng, Senin (17/04/2023).

    Menurutnya selain sempit, aspal milik Dinas PU Provinsi Babel di pemukiman warga Perlang berlubang. Seharusnya, pemukiman warga ini menjadi prioritas.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Apalagi perayaan Hari Raya Idul Fitri, tentu aktifitas warga menggunakan jalan raya menjadi padat,” ungkapnya.

    Peng berharap pemerintah bisa melibatkan masyarakat dalam membangunnya, sehingga tahu titik prioritas dan tidaknya.

    Ia juga menyebut bahwa Desa Perlang ini merupakan Desa Wisata, jangan terlihat kumuh akibat siring yang roboh tergerus air hingga terlihat kumuh.

    “Kalau dibiar terus tergerus, Desa Wisata kami ini terlihat kumuh,” pungkasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Hal demikian dibenarkan Kades Perlang, Yani Basaroni. Iapun telah menyampaikan ke Dinas PU Provinsi Babel.

    “Sudah kami sampaikan ke dinas PU Provinsi Babel secara lisan dan tertulis,” ungkapnya.

    “Saat ini titik yang mana saja direhabilitasi dan dibangun siring tahun 2023 jalan rata Desa Perlang milik Pemrintah Provinsi Babel, kami tidak tahu dimana saja sebab pengawas ataupun kontraktor tidak pernah berkomunikasi dengan kami. Dengan demikian, prioritas jalan yang direhabpun kami tidak tahu apakah masuk atau tidak dalam pengerjaannya,” pungkas Kades Perlang.

    Pantauan awak media, kegiatan kegiatan pemeliharaan berkala jalan koba – Lubuk Besar tertanggal 9 maret 2023 sepanjang 2,8 KM dilakukan CV Citra Jaya Mandiri dengan nilai kontrak Rp 9,6 Milyar.

    Kegiatan sementara dilakukan pengaspalan di titik jalan sepi dari Koba – Lubuk Besar. Terpantau, pemukiman padat penduduk seperti Desa Perlang belum tersentu pembangunan siring ataupun rehabilitasi oleh Dinas PU Provinsi Babel.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Warga Keluhkan Air PDAM  Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat