
Saat ini Y sudah dikarantina di ruang isolasi bertekanan negatif RSUD Depati Bahrin Sungailiat sejak 17 September 2020 kemarin.
“Saat ini dinas kesehatan melalui puskesmas Baturusa masih melakukan tracking ke keluarganya dan kontak lainnya. Nanti kontak keluarganya juga akan dikirimkan ke RSUD Depati Bahrin untuk dilakukan swab juga,” terang Boy.
Ia mengatakan saat ini ada 215 orang pendatang dari luar daerah yang masuk ke Baturusa. Saat ini tenaga surveilans juga masih melakukan penyelidikan epidemiologi.
“Setiap pendatang ini sudah dilakukan penyelidikan epidemiologi. Walaupun isolasi mandiri bagi pendatang ini tidak wajib, kita himbau agar tetap dilakukan dengan kesadaran sendiri,” tambahnya.