
Ia berharap dengan adanya sertifikasi KIK produk tersebut akan berdampak pada UMKM setempat dan tentunya pada pariwisata Beltim.
“Banyak yang perlu kita daftarkan namun harus kita buat agar jadi khas Beltim. Jadi begitu orang beli produk tersebut orang harus belinya dengan datang ke sini, atau begitu dibawa ke luar orang sudah tahu itu produk asli Belitung Timur,” kata Khairil.
Sebelumnya, Beltim sudah mendapatkan 30 sertifikat KIK berupa pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional, sumber daya genetik, dan potensi indikasi geografis.