Tertinggi di Bateng, Tingkat Prevelensi Stunting Sungaiselan Capai 13,59 Persen

    Foto: Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, dr Anas Ma’aruf.(Erwin/intrik.id)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Angka prevalensi atau tingkat penyebaran stunting (kondisi gagal pertumbuhan) pada balita di Bangka Tengah mencapai 3,31 persen pada tahun 2021 lalu.

    Angka tersebut tersebar di 13 desa dari enam kecamatan yakni Desa Batu Belubang, Belilik, Desa Tanjung Gunung, Lubuk Pabrik, Kulur Ilir, Sungai Selan, Sungai Selan Atas, Sarang Mandi, Romadhon, Tanjung Pura, Keretak Atas, Melabun, dan Kerantai.

    Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah (Bateng), drg. M. Annas Ma’aruf mengungkapkan stunting adalah kondisi dimana tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook