Ternyata V Sudah Empat Kali Lapor ke Polisi

    Foto: Luka yang dialami V. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kasus penganiayaan yang dialami E alias V ternyata sudah sempat dilaporkan. Bahkan sudah tiga kali masuk dalam laporan di Polsek Koba dan Polres Bangka Tengah. Namun dari semua laporan tersebut berakhir damai.

    Janda anak satu itu mengatakan kali ini ia tidak mau berakhir damai karena sudah tidak tahan akan kelakuan mantan suaminya, A alias B (34).

    “Mungkin sudah tiga kali saya lapor ke polsek dan polres, tapi berujung damai. Dan kemarin adalah laporan ke empat yang saya lakukan dan saya tidak mau lagi damai,” ucapnya kepada intrik.id, Minggu (1/10/2023).

    V mengaku setiap melaporkan mantan suaminya itu, pihak kepolisian selalu bilang untuk berdamai dan tidak bisa di penjara meskipun sudah ada bukti bisum, saksi hingga rekaman.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Setiap dianiaya ada bukti visum, ada saksi dan juga masih luka parah. Terakhir saya dilempar gembok hingga berdarah kepala dan wajah saya,” tegas wanita 30 tahun itu.

    “Saya gak paham, gak ada pendamping. Saya gak mau damai, tapi katanya gak bisa di tahan. Saya takut kali ini juga tetap tidak ditahan,” lanjut V dengan suara yang gemetar.

    V bahkan meminta bantuan RT serta teman yang lainnya agar laporan kali ini tidak lagi dimintai damai dan pelaku bisa ditahan serta diproses secara hukum karena membahayakan dirinya dan anaknya.

    “Mohon sekali, tangkap pelaku karena saya diancam mau dibunuh. Saya dicekik, dilempar gembok bahkan sampai berdarah kepala dan wajah saya. Saya punya foto dan bukti rekaman. Tolong saya pak polisi untuk menahan pelaku, ” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    V berharap, keadilan dapat ditegakkan untuk diri ya dan keluarga oleh pihak kepolisian.

    Sementara itu Bripka Erika Kanit Perempuan dan Anak mengatakan, jika V dan B memang sudah beberapa kali diterima laporan tentang penganiyaan dan berujung damai dari kedua belah pihak yang menginginkan.

    “Mungkin sudah 3 kali terima laporan dan mereka juga sering lapor. Kita mediasi dan damai. Tapi si pelapor juga kadang melapor setengah-setengah. Disuruh datang malah dak datang. Kami bantu dan mediasi terus dan ini laporan terbaru, ” jawabnya singkat.

    Tagged with:
    jandaKDRT
    Mungkin Suka Ini juga:
    Warga Cerucuk Belitung Tewar Diterkam Buaya di Depan Sang Anak saat Mandi di Kolong

    Warga Cerucuk Belitung Tewar Diterkam Buaya di Depan Sang Anak saat Mandi di Kolong

    Pembacokan di Lokasi Tambang Timah Ilegal, Korban Dibawa ke Puskesmas Lubuk Besar

    Pembacokan di Lokasi Tambang Timah Ilegal, Korban Dibawa ke Puskesmas Lubuk Besar

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

    Rombongan Pegawai Kecamatan Pangkalan Baru Alami Kecelakaan

    Rombongan Pegawai Kecamatan Pangkalan Baru Alami Kecelakaan

    Ular Sanca 4 Meter Jatuh dari Plafon Rumah

    Ular Sanca 4 Meter Jatuh dari Plafon Rumah

    Ratusan Warga Geruduk Kantor Desa Kurau Barat

    Ratusan Warga Geruduk Kantor Desa Kurau Barat

      Ikuti kami di Facebook