Tambah Delapan Orang Positif Covid-19, Tiga Diantaranya ASN

    Foto: Warga binaan Lapas Bukit Semut sedang dilakukan pemeriksaan rapid tes

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Kabupaten Bangka kembali menambah kasus positif covid-19, Rabu (30/9/2020). Kali ini ada delapan kasus baru terkonfirmasi positif covid-19.

    Tiga diantaranya bahkan dari kalangan ASN karena pernah melakukan kontak erat dengan pasien sebelumnya yakni N (27) perempuan asal Pemali, EG (39) perempuan asal Mendobarat dan J (37) laki-laki asal Baturusa.

    N sendiri terpapar dari R yang merupakan orang tuanya sendiri, sementara EG dan J pernah kontak erat dengan pasien sebelumnya klaster RSUP.

    Sementara pasien lainnya yakni J (45), DF (5), AK (8) dan S (37) pernah melakukan perjalanan dari Bandung, sementara SS (35) dari Palembang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Jubir GTPPC Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan delapan pasien tersebut saat ini sudah dikarantina di ruang isolasi bertekanan negatif RSUD Depati Bahrin Sungailiat dan balai karantina provinsi Babel.

    “N dirawat di ruang isolasi bertekanan negatif RSUD Depati Bahrin, sementara lainnya dikarantina di provinsi,” ungkapnya.

    Baca juga: Transmisi Lokal, Warga Sungailiat Positif Covid-19

    Ia juga mengatakan saat ini masih ada 12 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bangka dan satu masih dalam tahap pemulihan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saat ini delapan dikarantina di provinsi, dua di ruang isolasi bertekanan negatif RSUD Depati Bahrin, satu di Medika Stania dan satu tahap pemulihan di mes anggrek. Tiga orang lagi tahap proses menunggu hasil swab,” terang Boy.

    Saat ini total keseluruhan pasien terkonfirmasi positif covid-19 di negeri sepintu sedulang mencapai 93 orang dimana 81 orang sudah dinyatakan sembuh.

    Baca juga: Pernah Kontak Dengan Pasien, Satu Tenaga Medis RSUP Terpapar Covid-19

    Boy juga meminta masyarakat yang sudah melakukan rapid tes dengan hasil reaktif agar tidak melakukan rapid lagi di rumah sakit lain.

    “Jika sudah rapid dan hasilnya reaktif, jangan rapid ke rumah sakit lain karena hasil yang pertama kita ambil dan akan langsung di swab, hasilnya juga dilaporkan ke pusat,” tegas Boy.(INT)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati