
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTs Plus Bahrul Ulum, Ali Akbar Filayati, menilai sikap tersebut merupakan keberhasilan pendidikan karakter yang selama ini ditanamkan di lingkungan madrasah.
“Kami selalu berpesan kepada siswa untuk bertanding dengan sungguh-sungguh, tetapi tetap menghargai lawan dan menerima hasil dengan ikhlas. Yang membuat kami bangga bukan hanya prestasinya, tetapi bagaimana mereka bersikap ketika menang maupun ketika belum berhasil,” ungkapnya.
Ia menyebut banyak siswa yang tetap berdiri di pinggir lapangan untuk memberi semangat kepada teman-temannya meski mereka sendiri sudah tersingkir dari perlombaan.
“Itu menunjukkan bahwa mereka memahami makna ukhuwah dan sportivitas. Mereka tidak hanya berkompetisi untuk diri sendiri, tetapi juga belajar mendukung orang lain,” tambahnya.