Tak Cuma Baca Buku, Penggiat Literasi Babel Diajak Membaca Alam dan Menulis dari Pengalaman

    INTRIK.ID, BABEL — Literasi tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas atau di antara rak-rak buku. Di Pantai Air Anyir, puluhan penggiat literasi dari berbagai perguruan tinggi di Bangka Belitung justru diajak membaca lingkungan, menggali pengalaman hidup dan menuangkannya dalam tulisan.

    Suasana tersebut hadir dalam kegiatan silaturahmi sekaligus motivasi literasi dan penulisan puisi yang digelar Taman Baca Masyarakat (TBM) Arisya di Pantai Air Anyir, Sabtu (19/9/2026).

    Kegiatan diikuti penggiat literasi dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya IAIN SAS Babel, Universitas Muhammadiyah Babel, Universitas Bangka Belitung dan Universitas Terbuka.

    Bukan sekadar berkumpul, kegiatan tersebut menjadi ruang bertukar gagasan mengenai bagaimana literasi dapat berkembang mengikuti kehidupan masyarakat, lingkungan dan perubahan teknologi.

    Ketua TBM Arisya, M. Arifin, S., M.Pd., CODP., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi peserta untuk saling belajar sekaligus membangun semangat agar terus bergerak melalui kegiatan literasi.

    “Semoga kebersamaan ini menjadi awal bagi kita untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berguna bagi masyarakat,” ujarnya.

    Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah penulisan puisi esai yang disampaikan Rita Orbaningrum, S.Pd.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook