
Siswa didorong mengecek sumber informasi, membandingkan informasi dari berbagai sumber, mencari perspektif berbeda, mengevaluasi bukti dan berpikir kritis sebelum membagikan suatu informasi.
Antusiasme siswa terlihat saat sesi diskusi. Mereka aktif memberikan tanggapan dan bertanya mengenai hubungan antara kebiasaan bermedia sosial dengan informasi yang muncul di beranda masing-masing.
Pembahasan tersebut menjadi penting karena algoritma rekomendasi pada platform digital dapat memengaruhi jenis konten yang lebih sering ditemui pengguna.
Dengan memahami hal tersebut, siswa diharapkan tidak menganggap apa yang terus muncul di beranda sebagai satu-satunya gambaran mengenai suatu persoalan.
Materi yang diberikan tidak hanya membahas cara menyaring informasi, tetapi juga menghubungkannya dengan civic engagement atau keterlibatan kewarganegaraan.
Siswa diajak memahami bahwa menjadi warga negara di era digital tidak cukup hanya aktif menggunakan media sosial.
Keterlibatan sebagai warga juga mencakup kepedulian terhadap persoalan di sekitar, kemampuan memahami isu publik, menyampaikan pendapat secara santun, mendengarkan pandangan yang berbeda dan berpartisipasi secara bertanggung jawab.