
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Forum masyarakat peduli Desa Penyak melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Penyak meminta Saparudin diberhentikan sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Kades Penyak.
Permintaan itu disampaikan langsung ke camat dan Bupati Bangka Tengah.
Hal itu di benarkan oleh Camat Koba Ema, dimana surat tersebut diantar oleh BPD Penyak atas aspirasi forum maayarakat peduli Penyak.
“Benar sudah diantar surat rekom pemberhentian PAW Kades Penyak dengan beberapa poin. Namun kami masih akan mediasi besok pagi,” ungkapnya.
Dalam surat tersebut terdapat poin-poin alasan untuk memecat Saparudin, yakni karena terlibat politik praktis, diduga sering ke tempat lokalisasi yang mencederai marwah seorang pemimpin dan berefek negatif ke maayarakat, bersikap arogan kepada masyarakat, belum dewasa kepemimpinan dan dapat menimbulkan perpecahan serta sering mengadu domba antar tokoh masyarakat.
“Itu baru pengaduan saja dan belum terbukti. Jadi kita lihat hasil mediasi. Mungkin cuma salah paham,” tutup Ema.
Sementara itu, Saparudim saat dikonfirmasi pihak intrik.id mengatakan dirinya tidak mau diwawancarai. Bahkan dirinya mengirim link berita dan kartu persnya kepada pihak intrik.id untuk menunjukkan bahwa dirinya juga seorang wartawan.
“Perkenalan dulu bro. Saya tidak mau diwawancara. Terima kasih,” tutupnya setelah menyuruh perkenalan dan mengirim kartu pers atas nama saparudin.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemerintah Desa Bangka Tengah, Padhlillah belum mengetahui info tersebut dan masih mencarintau info tersebut.
“Belum ada yang melapor. Nanti saya cari dulu,” jawabnya singkat.