Seribu Mangrove Ditanami di Sepanjang Pantai Terentang

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Sebanyak seribu mangrove ditanami BPBD Bangka Tengah di sepanjang Pantai Terentang, Koba, Rabu (7/8/2024).

    Penanaman mangrove ini bertujuan untuk melindungi pesisir pantai dari abrasi dan mengembalikan habitat hutan mangrove yang ada di tanah air, khususnya di Bangka Tengah.

    [irp]

    Kepala BPBD Bangka Tengah, Yudi Sabara, menyampaikan bahwa kegiatan kali ini merupakan tour menanam yang digagas oleh BPBD Provinsi dan juga Yazir yang merupakan penggiat mangrove di Munjang, Bangka Tengah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Untuk kegiatan hari ini kami juga melibatkan mahasiswa dari Universitas Pertiba yang kebetulan sedang KKN disini. Kegiatan seperti ini akan kami lakukan setiap bulan dan kami juga akan mengundang BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk ikut serta karena mereka juga ingin sekali bisa berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini,” terang Yudi.

    Lanjut Yudi, bahwa kegiatan serupa sudah pernah dilakukan di Pantai Penyak, sepanjang Pantai Terentang, dan rencana akan dilanjutkan di Pantai Arung Dalam dan juga di Batu Beriga.

    [irp]

    Sementara itu Yazir, penggiat mangrove Kabupaten Bangka Tengah mengajak agar proses pelestarian alam ini tidak hanya dilakukan di awal fase penanaman semata, tetapi dilanjutkan dengan perawatan demi hasil yang maksimal.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Yang paling penting setelah ditanam dilakukan perawatan, dipantau, dan dirawat, sehingga betul-betul semuanya hidup. Jangan hidupnya hanya ketika ditanam tapi kemudian mati. Semuanya harus dirawat dan dipelihara,” kata Yazir.

    Mungkin Suka Ini juga:
    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM