
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melakukan pengurangan jam kerja dan jam pelayanan selama bulan Ramadan.
Walau demikian, seluruh proses pelayan dan perizinan tetap berjalan semestinya tanpa ada terpengaruh bulan Ramadan. Hal ini memang setiap tahun dilakukan oleh pemerintah mengingat banyak pegawai yang berpuasa Ramadhan.
“Jadi kami akan melakukan pengurangan jam kerja dan jam pelayanan selama puasa ramadan ini. Yang tadinya pulang jam setengah 5 menjadi jam 3. Yang datangnya setengah 8 dibulan ini boleh jam 8,” ungkap Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Rabu (18/2/2026).
Mantan ketua KNPI Bangka Tengah itu juga menyebutkan, selama bulan Ramadhan ini istirahat makan siang akan diganti dengan tausiah di Masjid Agung Ar-Raihan lepas salat zuhur.
“Jadi nanti istirahat siangnya diganti dengan tausiah yang mana menjadi penambah ilmu dan iman untuk para pegawai agar tetap semangat bekerja walau berpuasa, ” ujarnya.
“Dari pada tidur dan tidak ada kegiatan mending dengar tausiah ustadz-ustadz yang ada di masjid. Dan itu terbuka untuk umum juga dari senin-kamis,” lanjut Algafry.
Sekertaris Umum DPD I Golkar Bangka Belitung itu juga menghimbau agar puasa bukan menjadi alasan para pegawai untuk tidak semangat walau ada sedikit tenaga yang berkurang.
“Untuk para ASN dan pegawai pemda harus gaskeun dan tak boleh berkurang semangatnya karena kekuatan batin yang baik akan membuat kita mengeluarkan energi yang bagus, ” tukasnya.