
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Ajang pencarian duta wisata atau yang lebih dikenal Bujang Dayang tak lagi diselenggarakan oleh pihak Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bangka Tengah sejak 2023 lalu.
Hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan dari beberapa alumni bujang dayang serta masyarakat kenapa ajang bergengsi untuk hal positif tersebut tak lagi di laksanakan.
Rian misalnya, alumni Bujang 2014 itu mengaku tak mengetahui alasan pasti dinas pariwisata menghilangkan kegiatan pencarian Bujang Dayang Bangka Tengah.
“Sayang sih kalau dihilangkan. Itukan termasuk wadah untuk pemuda kita agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif. Mungkin tolong ditanya ke dinasnya ya biar kami tau dan masyarakat tau kenapa bisa hilang,” ungkap Rian di Koba, Minggu (29/6/2025).
Menjawab hal tersebut, Kepala Disparbudpora Kabupaten Bangka Tengab Zainal mengungkapkan, jika kegiatan tersebut tidak diadakan karena anggaran yang masih terbatas.
“Kita sudah melakukan efisiensi sebelum Inpres. Anggaran juga terbatas. Dan lagi masih ada prioritas lain,” ungkapnya.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Provinsi untuk semua Kabupaten tidak melakukan pencarian Bujang Dayang terlebih dahulu.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan 6 Kabupaten/kota lain serta pihak provinsi. Jadi kami bersepakat bahwa skala prioritas yang urgent dulu dilaksanakan,” tegasnya.
Zainal juga mengatakan, pihaknya akan mengadakan ajang Bujang Dayang jika memang masih memungkinkan dan memiliki anggaran yang cukup.
“Tentu kami belum bilang dihilangkan. Hanya mungkin tertunda saja. Kedepan bisa jadi diadakan lagi dengan konsep yang lebih matang, ” tuturnya.