
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pernyataan menyentuh disampaikan Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat Safari Jumat di Masjid Al-Anshor, Kelurahan Berok, Jumat (22/5/2026).
Di hadapan warga, Algafry mengaku rela dicaci maki demi satu tujuan: banjir di Berok bisa segera teratasi.
“Saya dicaci maki di media tidak mengapa, tetapi saya minta tolong dengan sangat juga gotong royong dan kepekaan masyarakat agar masalah banjir mereda,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Algafry usai menyoroti kondisi saluran air di Berok yang dinilai semakin parah akibat sedimentasi tanah hingga mencapai 20 sentimeter dan banyaknya selokan yang tertutup bangunan maupun jerambah milik warga.