Kejar 200 Inovasi, Bangka Tengah Siapkan Teknologi untuk Petani dan Nelayan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mulai menyusun Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Daerah dengan target ambisius melahirkan 200 inovasi dalam lima tahun ke depan.

    Fokus utama program ini tidak hanya pada digitalisasi pelayanan publik, tetapi juga pengembangan teknologi pertanian, kelautan, dan perikanan yang dinilai mampu mendongkrak produktivitas petani serta nelayan di Bangka Tengah.

    Langkah strategis tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Iptek Daerah yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati Bangka Tengah, Selasa (19/5/2026).

    Rapat ini mengacu pada Peraturan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nomor 5 Tahun 2023 tentang Standar Penyelenggaraan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah. Kegiatan dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi perguruan tinggi mitra, hingga insan pers.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menegaskan, penyusunan dokumen tersebut tidak boleh sekadar menjadi arsip administratif, tetapi harus menghasilkan inovasi yang benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Rencana induk dan peta jalan iptek ini harus jadi kompas bagi kita semua. Targetnya jelas, 200 inovasi yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari digitalisasi pelayanan agar lebih cepat dan transparan, sampai teknologi tepat guna di pertanian dan kelautan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani serta nelayan,” ujarnya.

    Menurut Algafry, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Pemerintah daerah, akademisi, dan media diminta terlibat aktif agar seluruh program berbasis riset dan kebutuhan nyata di lapangan.

    “Akademisi punya riset, OPD punya data lapangan, dan pers punya peran mengawal prosesnya. Kalau kita kerja bersama, Bangka Tengah bisa jadi daerah yang maju berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dokumen yang tengah disusun nantinya akan memuat peta jalan riset daerah, program prioritas, penguatan kelembagaan, hingga strategi pendanaan inovasi. Hasilnya akan menjadi pedoman OPD dalam menyusun program dan penganggaran berbasis inovasi untuk periode 2026–2029.

    Rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan kesepakatan pembentukan tim kerja lintas sektor guna mempercepat penyusunan dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Iptek Daerah Bangka Tengah.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Desil Naik, Bansos Hilang: Warga Bangka Tengah Pertanyakan Data Kemiskinan

    Desil Naik, Bansos Hilang: Warga Bangka Tengah Pertanyakan Data Kemiskinan

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

      Ikuti kami di Facebook